A. Konjungsi(kata sambung)
Konjungsi atau kata
sambung adalah kata untuk menghubungkan kata-kata, ungkapan-ungkapan, atau
kalimat-kalimat dan sebagainya.
1.
Fungsi
Fungsi Konjungsi
menghubungkan
a.
Kata dengan kata.
b.
Frasa dengan frasa.
c.
Klausa dengan klausa.
d.
Kalimat dengan kalimat.
Contoh : dan, atau, tetapi, ketika
seandainya, supaya, walaupun, seperti, oleh karena, sehingga, bahwa.
3.
Jenis-Jenis Konjungsi
a.
Konjungsi koordinatif (setara)
Adalah menghubungkan
2 atau lebih unsur (termasuk kalimat) yang sama pentingnya dan setara. Kalimat
yang di bentuk disebut kalimat majemuk setara.
Contoh : dan, serta, atau, tetapi,
melainkan, padahal, sedangkan.
Contoh pemakaian konjungsi koordinatif
dalam kalimat, antara lain sebagai berikut :
-
Ia pergi bersama anak dan istri
-
Kakaknya sangat pandai tetapi adik nya bodoh
b.
Konjungsi Subordinatif
Adalah menghubungkan 2 atau lebih klausa yang tidak
memiliki status sintaksis yang sama. Konjungsi membentuk anak kalimat yang jika
kita gabungkan dengan induk kalimat maka akan membentuk kalimat majemuk
bertingkat.
-
Konjungsi Subordinatif waktu
(sejak).
-
Konjungsi Subordinatif syarat
(jika).
-
Konjungsi Subordinatif pengandaian
(andalkan).
-
Konjungsi Subordinatif tujuan
(agar).
-
Konjungsi Subordinatif konsesif (
biarpun).
-
Konjungsi Subordinatif pembandingan
(ibarat).
-
Konjungsi Subordinatif sebab
(karena).
-
Konjungsi Subordinatif hasil
(sehingga).
-
Konjungsi Subordinatif alat
(dengan).
-
Konjungsi Subordinatif cara
(tanpa).
-
Konjungsi Subordinatif
komplementasi (bahwa).
-
Konjungsi Subordinatif atributif
(yang).
-
Konjungsi Subordinatif
perbandingan (sama....dengan).
Contoh pemakaian
konjungsi subordinatif dalam kalimat antara lain adalah sebagai berikut.
-
Ayah pergi ke kantor ketika sedang hujan.
-
Orang tua nya telah meninggal
dunia sehingga ia tidak dapat
melanjutkan sekolahnya.
B.
Preposisi (kata depan)
Adalah kata tugas yang befungsi sebagai
pembentuk frasa preposisional. Letaknya didepan unsur yang mengikutinya
(nomina, verba, adjektif).
a.
Nomina : Kata benda
b.
Verba : Kata kerja
c.
Adjektif : Kata sifat
Contoh :
a.
Bagi, untuk, guna, buat, dengan,
di, ke, dari, oleh, pada, tentang,sejak.
b.
Bersama, menjelang, menuju,
menurut, sekeliling, sekitar, selama, sepanjang, mengenai,terhadap, bagaikan.
c.
Daripada, kepada, oleh karena,
sampai dengan/ke , selain, dari.
C.
Interjeksi (kata seru)
Adalah kata tugas yang mengungkapkan rasa
hati manusia (sedih, heran, jijik, dan sebagainya). Berikut ini jenis
interjeksi, yaitu :
a.
Mengacu kepada sikap negatif => cih, cis, bah, ih, idih, brengsek,
sialan.
b.
Mengacu kepada sikap positif => aduhai, ambai, asyik, insya allah,
syukur.
c.
Mengacu kepada sikap heran => ai, lo, astagfirullah, masyaallah.
d.
Mengacu kepada nada netral atau
campuran => ayo, hai, halo, wahai, nah, aduh, ya.
D.
Artikel
Adalah kata tugas
yang membatasi makna jumlah nomina . ada 3 kelompok artikel, yaitu :
a.
Artikel yang mengatakan jumlah
tunggal => song, sri,
hang, dang
b.
Artikel yang mengacu ke makna
kelompok => para
c.
Artikel yang mengacu ke makna
personal => si
E.
Partikel
Adalah kata tugas
yang berupa kritikan karena selalu diletakan pada kata yang mendahuluinya.
Partikel ada 4 , yaitu ; -kah, -lah, pun, dan –tah.Contoh
-
Surat-surat kendaraan itu ada si
saya (salah)
Surat-surat kendaraan itu ada pada saya (benar)
-
Rudi tidak datang dikarenakan
sakit (salah)
0 comments:
Post a Comment